In food and travel LDM

Kereta Terlambat, Penumpang Berhak Dapat Kompensasi


Huhuuuii #SharingAyahArsa datang lagi. Kali ini Ayahnya Arsa mau berbagi pengalaman saat harus kembali ke ibu kota etapiiii keretanya moloooorrr padahal jam kerja ngga bisa dinego. Hmmmm kira-kira gimana kalo kereta telat. Apa dapet kompensasi juga layaknya pesawat terbang? Cekidot aja deh sharingnya Ayah Arsa.


Taksaka (14-15/10/17), Malam minggu kumpul sama keluarga? Alhamdulillah! Kalo #AyahArsa malam minggunya kembali ke Ibu Kota. Entah mengapa berat sekali kaki ini melangkah meninggalkan #babyArsa yang sudah terlelap tidur (kapan gak galau sih yah? 😂) namun gimana lagi, klakson Mobil Travel "memaksa"ku tuk segera pergi mengantarkanku ke stasiun Purwokerto. Mungkin karena terlalu lelah kedua mataku tak menunggu lama tuk terlelap hingga sang driver membangunkanku di area drop off stasiun. Ku kucek mataku & ku lihat arlojiku, horeee baru jam 22.30 bisa beli Taksaka (nama Kereta yang pas jaman kuliah dulu menjadi angan, kapan ya bisa naik itu kereta?). mungkin ini untungnya kerja disaat yang lain libur kali yaa? 😁. Bisa beli tiket Go Show dan tinggal pilih kereta mana dan dengan kursi kosong yang melimpah. Berangkat pukul 22.40 dengan waktu tempuh sekitar 5 jam maka estimasinya pukul 03.45 pagi sudah sampai stasiun Gambir dan pukul 5 seharusnya sudah sampai Bandara Soekarno-Hatta. Wah asyik pake banget sampai bandara subuh, itu berarti masih ada waktu 4 jam lebih untuk sekedar istirahat sebelum melakukan aktivitas kerja. 

Manusia hanya bisa merencanakan, Alloh yang menentukan. Keretaku tertahan di stasiun Pegadenbaru (+/- 1 jam setelah stasiun Cirebon) tak kurang dari 5 jam. Chat CS via twitter KAI ternyata ada tronton membawa crane mogok ditengah pintu perlintasan kereta api dan masih dalam upaya evakuasi, sampai kapan pun belum bisa dipastikan. What? Wah bisa telat nih ngantornya. Mau cari moda transportasi lain letak stasiunnya jauh dari jalan raya, mau marah jg percuma buang energi saja ya sudah cuma bisa menunggu saja. Dalam hati, tau gini gak usah berangkat saja mainan sama Arsa 😂. Alhamdulillah jam 9 pagi keretaku bisa melanjutkan perjalanan & sampai stasiun Gambir pukul 11.37 WIB, telat 7 jam dari jadwal normal (03.45 WIB).

Dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 48 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api, disebutkan bahwa apabila dalam perjalanan KA terdapat hambatan atau gangguan yang mengakibatkan keterlambatan datang di stasiun KA tujuan pada perjalanan KA antarkota , maka setiap penumpang mendapatkan kompensasi :
a. lebih dari 3 (tiga) jam wajib diberikan makanan dan minuman ringan
b. selanjutnya lebih dari 5 (lima) jam diberikan kompensasi berupa makanan berat dan minuman



Kapan kompensasi tersebut diberikan? Begitu turun, penumpang disambut pramugari kereta memberikan plastik berisi sebotol air mineral dan sebungkus roti kering sebagai kompensasi keterlambatan kereta. Wah udah pasti terlambat ngantor (jam masuk 9.30) nih. Namun aku menyempatkan diri mampir ke CS di stasiun Gambir. Ngapain lagi sih nih ayah? Ngapelin mba-mba CS-nya ya? Sssst.... Nggak lah bun cuma mau minta akun IG-nya hahaha. Nah ini sebenarnya salah satu hak penumpang kereta jika kereta yang kita naiki mengalami keterlambatan selain berhak mendapat makanan (ringan) dan air minum, kita juga berhak mendapatkan surat keterangan mengenai keterlambatan kereta. Surat ini penting bagi kita-kita para kuli sebagai bukti keterlambatan kita bukan karena kelalaian kita. 


Terus gimana tadi ngurusnya? Langsung aja ke CS (ambil no antrian) tapi aku langsung ke meja CS minta dispensasi (maaf ya bpk/ibu saya nyerobot). "Maaf mas saya penumpang Taksaka tolong segera dibuatkan surat keterangan Keterlambatan Kereta" pintaku. "Baik Pak, mohon maaf atas keterlambatan keretanya" jawab si CS. https://drive.google.com/file/d/13_1d_JXunwfJIL-_AYVfCzmrjjOmdYGn/view?usp=drivesdk sigap dan santun si CS langsung membuatkannya. Kita cukup menunjukkan boarding pass kita aja koq. Alhamdulillah tak menunggu lama surat keterangannya sudah jadi dan aku pun melanjutkan perjalanan menuju bandara. 

Be a smart customer. Tidak ada salahnya kita cari peraturan yang berhubungan dengan jasa transportasi yang sering kita gunakan. Sehingga kita tau apa saja hak kita sebagai konsumen ketika terjadi hambatan atau gangguan selama perjalanan. Silakan teman-teman baca Peraturan Menteri diatas untuk tau detail lebih lanjut mengenai pelayanan perjalanan kereta api.


  Salam hangat,


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In family LDM

Membangun Kedekatan Ayah dan Anak Dalam Keluarga LDM

Baturraden (10/12/2017), Rintik hujan saat Magrib. Suasana rumah Mbah Arsa heboh, Arsa nangis kejer. Digendong siapa saja tidak mempan. Segala rayuan telah dicoba namun gagal, Arsa tetap nangis kejer minta keluar. Selesai sholat maghrib aku keluar kamar langsung ku ambil arsa dari gendongan bundanya. Ku gendong dan ku cium keningnya. "Yuks Arsa ikut Ayah" ajakku. Masih nangis dia. Arsa ku gendong dan ku ajak ke teras pas depan rumah ada kolam ikan. Tangisannya masih kuat kala itu, Bunda pun nyusul mendampingiku. Ku bilang pelan-pelan pada Arsa. "Nak... Udah malam, langitnya gelap kan (sambil ku ajak melihat ke langit yg sudah gelap dan hujan); itu ikannya udah pada bobo semua kan ya gak ada yang nongol" Arsa mulai mereda tangisannya sambil dia mengamati kolam. "Kita masuk yuks Arsa bobo sama Ayah dan Bunda" pintaku. Wow Arsa paham semua yang ku maksud, tanpa ku minta lagi Arsa berhenti menangis dan mengajak kami masuk rumah. Istriku sampai heran bayi umur 10 bulan udah ngerti apa yang ayahnya sampaikan dan nurut tanpa ada paksaan.

Iya memang sebenarnya secara verbal tentu Arsa masih minim kosakata lah ngomong aja masih sebatas "yah", "bu" namun yang kami lakukan adalah obrolan dari hati antara ayah dan anak. Ya chemistry itu ada karena kita terus membangun dan menjaganya. Kejadian diatas adalah satu dari sekian banyak kejadian yang menunjukkan betapa dekat Kami. Mungkin bagi kebanyakan keluarga itu adalah hal biasa (walapun sejatinya diluar sana masih banyak yang mendambakan kedekatan itu) tapi bagiku ini adalah luar biasa.

Sejak Arsa lahir (10/02/2017) sampai sekarang Arsa umur 13 bulan, kalo dihitung tak lebih dari 4 hari tiap bulannya, iya cuma sekitar 40 hari selama setahun. Loh koq bisa? Iya... Karena Arsa bersama Bunda dan Mbah tinggal di kota kecil pesisir selatan ujung barat Jawa Tengah, Cilacap namanya, sedangkan aku tinggal di Ibu Kota menjemput rizqi. Namun Alhamdulillah Kami bisa membesarkan Arsa "bersama", Arsa bisa dekat dengan Ayah dan Bundanya. Membangun Kedekatan Emosi dengan anak sebenarnya tak sulit, semua tergantung niat dan prioritas Kita. 
Niat. Sudah pasti itu urusannya hati, seberapa kuat hati Anda ingin dekat dan mau menuntun anak Anda menjadi pribadi yang baik. Kalo aku selalu berniat bisa mendidik Arsalan menjadi lelaki sholeh dan jantan maka sejak dini ku bangun kedekatan ini. 
Prioritas. Ya hidup ini sebenarnya bagaimana kita menyusun prioritas. Dan prioritas utamaku adalah keluarga. 

Lalu bagaimana implementasi niat & prioritas itu dalam mewujudkan kedekatan dengan Arsa? 
Selalu Didekatnya
Ini bisa berarti apa adanya benar-benar di dekat Arsa secara fisik tapi bisa juga dekat hubungan dengan hati, menyebut namanya dalam setiap doa. Saat Arsa usia 0 sd 6 bulan, hampir tiap Minggu aku bolak-balik Jakarta-Cilacap. Iya bayi seumuran itu belum bisa diajak komunikasi jarak jauh secara baik. Walaupun setiap kali pulang ketemunya rata-rata paling 24 jam saja tapi Kita bisa melakukan banyak hal, menggendong, mandiin atau sekedar jalan pagi/sore sambil bercanda dengan Arsa. Ya paling nggak Arsa jadi lebih mengenal bau ayahnya. Saat usia Arsa memasuki 7 bulan, intensitas pulangku mulai ku kurangi ya sebulan jadi 2 kali lah. Nah disitu sudah mulai kelihatan betapa bahagia Arsa (bundanya juga kayaknya LOL) setiap melihat ayahnya pulang. 

Komunikasi

Alhamdulillah banyak teknologi jaman NOW yang bisa menjadi jembatan bagi keluarga yang terpisahkan oleh tempat. Mulai dari voice call, video call maupun smart cam (cctv wi-fi). Itu semua kita manfaatkan tuk membangun chemistry diantara anak, Ayah dan Bundanya. 

Kalo Bunda Arsa udah pulang kerja biasanya kita ngobrol via video call karena kalo cuma voice call Arsa yang sering ribut minta lihat wajah Ganteng Ayahnya 😂. Pas bunda Arsa lagi kerja, aku ngobrol sama Arsa via Smart Cam. Lucu juga kalo pas aku lama gak nyapa arsa lewat smart cam, Arsa "ngomong" ke mbah sambil nunjuk-nunjuk ke atas dimana ada cctv dan untungnya ada notifikasi di hpku kalo ada pergerakan disitu jadi aku bisa langsung tau kalo jagoanku lagi kangen ayahnya. (pakai smart cam apa sih? Kalo ingin dibahas lebih detail, silakan tinggal "jejak" di kolom komentar ya).

Kedekatan itu ada selama kita merasa saling membutuhkan karena kita (merasa) satu kesatuan. #WeAreOne


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In workingmom

Horeee...!! Tahun 2018 Tambahan Penghasilan Pegawai Naik

Kabar gembira bagi PNS Kabupaten Cilacap. Tahun 2018 ini, Tambahan Penghasilan Pegawai alias TPP naik. Huurraaayyyy 👏👏👏
Peraturan mengenai pemberian TPP ini tertuang dalam Perbup Cilacap Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pemberian Tambahan Penghasilan Kepada PNS di Lingkungan Pemkab Cilacap Tahun 2018. Kenaikan ini sebagai bentuk reward dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap atas kinerja jajaran pegawainya. Tambahan penghasilan pegawai diberikan berdasarkan pertimbagan obyektif kepada PNS dan CPNS di lingkungan Pemkab Cilacap. Salah satu yang tidak termasuk penerima TPP adalah Guru dan Pengawas Sekolah.

Tambahan Penghasilan ini dalam bentuk uang di luar gaji dan tunjangan yang diterima setiap bulan. Dibandingkan tahun sebelumnya, TPP tahun ini mengalami kenaikan bervariasi antara 10 sampai 13%. Misalkan TPP untuk pelaksana golongan III, tahun lalu sebesar Rp. 1.210.000,- tahun ini mengalami kenaikan sekitar 11% menjadi Rp. 1.352.000,-.

Tahun lalu, TPP diberikan berdasarkan kelas dan nilai jabatan. Jabatan beberapa Kepala Dinas dan Kepala Badan memiliki besaran nominal yang sama. Untuk tahun ini, besaran standar tambahan penghasilan ditetapkan berdasarkan bobot jabatan dengan mempertimbangkan kelas jabatan, beban kerja, tempat tugas, kondisi kerja/ resiko, rentang kendali dan pertimbangan objektif lainnya. Sehingga sesama Kepala Badan/ Dinas belum tentu sama besaran nominal TPP yang diterima.

Penghitungan jumlah TPP yang diterima masing-masing pegawai berdasarkan capaian kinerja dan kehadiran serta penjatuhan hukuman disiplin. Capaian kinerja diukur dari capaian nilai SKP (Sasaran Kinerja Pegawai) setiap bulan. Kehadiran kerja dilihat dari absensi harian, baik absen kehadiran maupun keterlambatan dan/atau pulang awal.

Ada reward, pasti ada punishment. Oleh karena itu, ada beberapa point tambahan mengenai pemberian TPP tahun ini. Ketidakhadiran pegawai dihitung sebagai pengurangan kehadiran kerja. Misalnya PNS yang sakit dengan melampirkan surat keterangan dokter, dikenai pengurangan TPP sebesar 0,5% per hari kerja. Dikurangi 1% per hari kerja jika tidak masuk kerja dengan alasan yang sah, kecuali bagi yang sedang melaksanakan tugas kedinasan. Dikurangi 2% per hari kerja apabila tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah. Keterlambatan atau pulang lebih awal dari jam kerja, dihitung kumulatif 7,5 jam dalam 1 bulan akan mengurangi TPP sebesar 2%. Demikian pula bagi PNS yang sedang menjalani hukuman disiplin ringan, sedang maupun berat ada ketentuan mengenai pengurangan perolehan TPP.

Dengan adanya kenaikan besaran tambahan penghasilan, sudah seyogyanya kita juga meningkatkan kinerja, termasuk peningkatan pelayanan publik di semua lini.

Refernsi :
http://bkd.cilacapkab.go.id/p/208/pedoman-teknis-pelaksanaan--peraturan-bupati-cilacap-nomor--8--tahun-2018



Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In food and travel mpasi workingmom

5 Tips Menyiapkan MP ASI Sehat bagi Ibu Bekerja

Sebagai ibu bekerja dan tetap ingin memberikan yang terbaik untuk anak, tantangan terbesar adalah ASI Eksklusif dan MP-ASI. Tak jarang (bukan hanya oleh ibu bekerja c), sebagai solusinya adalah memberi MP-ASI instan.

Kemajuan ilmu dan teknologi ternyata juga berpengaruh terhadap kesadaran masyarakat untuk hidup sehat. Hal ini didukung oleh kemudahan mengakses ilmu melalui media internet, kapanpun dan dimanapun. Salah satunya adalah banyaknya artikel yang mengupas tentang pentingnya nutrisi guna mendukung pertumbuhan bayi dan balita yang sehat. Informasi terkait hal tersebut sekarang bisa diperoleh dengan mudah dan murah. Kita bisa mencari dan mendownload berbagai materi tentang MP ASI secara gratis.

Kali ini saya akan mencoba mengupas tentang MP ASI, setelah sebelumnya pernah membahas tentang ASI Eksklusif

Setelah lulus ASI Eksklusif selama 6 bulan, tahap selanjutnya adalah memberi Makanan Pendamping ASI (MP ASI). "Pendamping" ya, bukan pengganti, jadi pemberian ASI'nya tetap berlanjut. Memberi MP ASI yang sehat adalah dambaan semua ibu, tak terkecuali bagi ibu bekerja. Tapi kenyataannya, menyiapkan, memasak dan menyajikan MP ASI homemade tidak semudah teori yang bertebaran. Apalagi bagi ibu bekerja yang setiap pagi harus multitasking, harus pandai mengatur waktu agar tetap bisa absen tepat waktu.

Berikut beberapa cara yang saya lakukan untuk bisa menyiapkan MP ASI homemade buat Arsalan.

Mengumpulkan Materi dan Informasi Seputar MP ASI Sehat

Langkah pertama yang saya lakukan adalah mencari pedoman metode MP ASI yang akan saya terapkan pada anak saya. Dari beberapa metode, saya pilih MP ASI sesuai rekomendasi WHO.

Baca :  Serunya MP ASI Perdana Arsalan

Materi dan Informasi seputar MP ASI banyak sekali di internet, tinggal niat dan kemauan kita. Setelah dapat materinya, bisa disimpan di komputer atau smartphone, atau kalo saya lebih suka dalam bentuk cetakan. Jadi materi yang saya peroleh kemudian saya cetak dan bendel, kalo mau lebih kreatif lagi, bisa dikasih cover biar lebih semangat bacanya 😁

Selain itu, saya juga membeli beberapa buku mengenai MP ASI. Saking semangatnya, sampai ada yang bersedia kasih donasi buku ke saya, hihihi... thanks a lot Mama Hira 😘

Salah satu buku MP ASI Sehat yang saya miliki

Bergabung Dengan Grup MP ASI Sehat

Media sosial sangat memudahkan interaksi antar sesama. Termasuk banyak digunakan bagi komunitas-komunitas untuk menyampaikan visi misi, informasi juga edukasi bagi masyarakat. Salah satu topik yang jadi tren bagi ibu-ibu jaman now adalah pemberian MP ASI yang sehat atau homemade. Banyak grup baik di Facebook atau Whatsapp yang membahas tentang MP ASI sehat. Salah satu grup yang saya ikuti adalah Homemade Healthy Babyfood

Di grup facebook tersebut, kita bisa memperoleh banyak ilmu dan informasi seputaran bahan makanan untuk MP ASI, termasuk persiapan, takaran dan penyajian. Sesama member juga diberi kesempatan untuk sharing dan diskusi terkait ilmu dan pengalaman mereka dalam ber-MP ASI. Yang tak kalah seru, banyak sharing variasi menu MP ASI mulai dari menu tunggal sampai menu 4*. Jadi buat ibu-ibu yang suka mentok idenya, bisa banget search menu disini.


Menyiapkan Alat Tempur MP ASI

Ke-excited-an jelang memasuki MP ASI anak, juga termasuk di dalamnya adalah memilih alat tempur apa saja yang akan kita gunakan untuk menyiapkan dan menyajikan makanan sehat pada buah hati. Selain mangkok, piring dan sendok, berikut beberapa alat yang saya rekomendasi terutama bagi ibu-ibu bekerja agar tetap bisa ber-MP ASI homemade.

1.  Slow Cooker
Sebagai ibu bekerja, saya merasa sangat terbantu dengan alat ini. Slow cooker bagi saya adalah alat terpenting dalam MP ASI Arsalan sejak masuk menu 4* hingga saat ini. Karena sampai usia 1 tahun ini, Arsa belum mampu makan nasi utuh 😋 Slow cooker yang saya pakai adalah merk Baby Safe ukuran..... Saat itu pengen beli yang Takahi tapi anggaran tidak cukup 😀
Berikut sedikit review Slow Cooker Baby Safe.

Untuk mengatur lama memasak, kita tinggal menekan tombol Timer sampai lampu LED menunjuk ke waktu yang diinginkan yaitu 2 jam, 3 jam dan 4 jam. Selain itu juga ada tombol Keep Warm untuk menjaga kehangatan makanan. Untuk memasak, kita tinggal memasukkan semua bahan ke satu alat dengan urutan bahan dari yang teksturnya keras dan paling atas bahan yang mudah lunak.

Biasanya saya mulai menyalakan slow cooker sekitar jam 5 pagi, cukup pakai timer 2 jam jadi jam 7 sudah siap untuk sarapan Arsalan. Meski semua bahan bisa dimasukkan bersamaan, saya lebih memilih untuk memisahkan lauknya. Slow Cooker lebih sering saya gunakan untuk memasak nasi tim dan lauknya saya masak tersendiri di kompor. Kecuali kalo sekiranya lagi males banget, barulah nasi dan lauk saya masak bersamaan. Hehehe

Kalo yang ngga punya Slow Cooker? Take easy bunsay. Saya juga ga selalu pake SC. Kadang saya masak nasi tim bareng dengan masak nasi di rice cooker. Caranya, ketika nasi hampir matang, ambil secukupnya, taruh di wadah tahan panas seperti mangkok stainless atau ramekin. Tambahkan air matang, letakkan mangkok di dalam rice cooker, tutup rice cooker. Setelah matang, bisa atur tekstur sesuai kemampuan bayi.

2.  Saringan Kawat
Dibanding memakai food processor atau blender untuk menghaluskan makanan atau buah-buahan, saya memilih memakai saringan kawat atau parutan keju. Memang butuh tenaga lebih untuk melumatkan tapi lama kelamaan tenaga yang dipakai akan berkurang seiring kemampuan anak untuk naik tekstur. Awal MP ASI semua bahan saya haluskan pakai saringan kawat dengan bantuan sendok. Jangan tanya berapa sendok yang berhasil saya bengkokkan, udah mirip mentalis lah 😂
Ada yang berpendapat, dengan menggunakan food processor akan menghilangkan rasa alami dari makanan dan sulit untuk mengatur tekstur sehingga anak akan kesulitan untuk naik tekstur. Untuk naik tekstur, bisa dengan cara mengganti dengan saringan yang memiliki lubang lebih besar.
Ini bisa dibeli dibanyak tempat dengan ukuran dan harga yang bervariasi. Pastikan pilih yang stainless steel dan kuat. Karena pernah beli dengan kualitas yang seadanya, eh lah malah kawatnya pada pritil dan berjatuhan ke makanan, kan syeereeemm.

3.  Chopper Daging
Kalo mau menghaluskan protein hewani memakai saringan kawat, butuh tenaga ekstra strong. Ini saya lakukan saat awal-awal MP ASI, istilahnya masih idealis lah, hehehe. Makin kesini, makin berasa waktu yang "terbuang" cuma buat ngurusin daging, fyuuhhh. Akhirnya berpindah hati pake chopper yang biasa saya pakai untuk menggiling daging. Saya pakai merk Phillips, satu set sama blendernya, bisa dibeli terpisah.
Chopper ini saya beli sekitar tahun 2013 di toko elektronik sebelah RSUD Cilacap.

Belanja Stock Bahan Makanan

Buat yang tempat tinggalnya deket warung, pasti tidak pusing untuk belanja bahan makanan. Rumah saya ada di perumahan yang kalo ke warung lumayan jauh. Dan untuk ke warung pagi-pagi koq rasanya sayang ya waktunya, hehehe.

Untuk stock protein hewani, biasanya saya belanja di hari libur, sabtu atau minggu di pasar. Beli beberapa jenis protein hewani untuk seminggu, biar anak juga ngga bosen dengan daging terus atau ayam terus tiap hari. Sampai rumah kemudian saya bersihkan, saya pisahkan untuk per sekali masak menggunakan plastik kecil. Jadi kalo mau masak tinggal ngambil se porsi, sehingga tidak perlu keluar-masuk kulkas.

Untuk sayuran dan protein nabati yang tahan lama seperti wortel, kacang-kacangan atau labu siam, bisa sekalian beli di pasar. Tapi untuk sayuran hijau seperti bayam, katuk atau kangkung saya beli setiap hari di mamang-mamang sayur yang lewat di kompleks. Biasanya lewat depan rumah diatas jam 9 pagi. Dan ini tugas mbah Arsa buat shopping harian, hehehe...

Selain protein hewani, protein nabati dan sayuran, jangan lupa selalu cek stok lemak tambahan. Arsa sudah pernah dicobakan butter dan margarin tapi ngga terlalu suka. Jadi seringnya pake minyak zaitun. Nah kalo kelupaan ngga restock sampai kehabisan, pake minyak sayur seadanya di rumah.
Ini jenis EVOO yang saya pake, belinya online dan ini tugas Ayahnya Arsa 😁

Membuat Stock Makanan Beku

Saat hari libur, gunakan waktu untuk membuat kaldu ayam, kaldu sapi atau kaldu sayuran, simpan di beberapa plastik atau wadah kecil-kecil. Kemudian simpan di freezer untuk beberapa hari ke depan. Selain kaldu, bisa juga membekukan puree buah.

Ketika mau diberikan kepada anak, baru dikeluarkan per porsi dari freezer, ditempatkan di suhu ruang sampai mencair, kemudian baru dihangatkan.

Ini sebenarnya sangat memudahkan ibu-ibu bekerja dalam menyiapkan MP ASI buat si buah hati. Tapi tips ini kurang efektif buat saya. Kenapa? Karena Arsa tidak suka makanan yang sudah dibekukan 😖


Tips Tambahan 
Untuk mengetahui bagaimana efek dari pemberian masing-masing bahan MP ASI, bisa dengan membuat jurnal atau catatan menu harian. Tujuannya untuk mengidentifikasi bahan makanan apa saja yang dapat menimbulkan alergi untuk Arsalan atau memicu sembelit. Beri tanda juga bahan makanan apa saja yang jadi favorit si anak. Ini sangat membantu saya ketika Arsa mulai tanda-tanda GTM sehingga tidak pernah sampai GTM akut. Kalo mulai ada tanda itu, segera jejali dengan makanan favoritnya. LOL

Kunci dari ber-MP ASI homemade adalah konsisten. Siap cape dan siap pusing mikirin menu buat besok. Hehehee


Demikian tips dan trik yang aku jalani selama hampir 7 bulan ini ber-MP ASI Homemade untuk Arsalan. Semoga bermanfaat untuk bunda sekalian.


 Salam Sayang,









Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

Diberdayakan oleh Blogger.