In fotografi grafis teknologi

10 Aplikasi Edit Foto dan Video di Android yang Mudah Digunakan


Salah satu hobi yang sekarang digandrungi adalah smartphone photography. Kamera Smartphone saat ini dilengkapi fitur canggih untuk menghasilkan foto dengan kualitas yang bagus. Meski tidak serupa dengan hasil kamera pro, paling tidak sudah cukup mendekati.

Pernah ngga ngerasa jepretan kita masih berasa kurang keren padahal kamera kita sudah cukup oke? Kalo saya sering ngerasa gitu 😁. Atau kita pengin bikin foto kita jadi ala ala selebgram gitu? Tenang, sekarang buanyak koq aplikasi editor foto dan video yang bertebaran. Tinggal suka-suka kita aja mau pake yang mana, sesuai kebutuhan dan kenyamanan.

Bagi pemula seperti saya tidak perlu khawatir pusing dengan editing foto dan video. Karena sekarang aplikasi editor sangat mudah digunakan dan tidak perlu bisa menguasai editing dari dasar. Dari sekian banyak aplikasi editing, berikut ini aplikasi edit foto dan video di Android yang jadi favorit dan rekomendasi dari saya :

Aplikasi Edit Foto di Android

1. Snapseed

Snapseed termasuk aplikasi editor yang pertama saya kenal dan nyaman sampe sekarang. Kaya hubungan kita, eeeaaaa

Aplikasi besutan google ini termasuk yang favorit karena banyak fitur editing yang ditawarkan. Tampilannya cukup simple dan mudah digunakan. Kalo kamu merasa kesulitan, ada menu video tutorial yang ngebantu banget.


Snapseed memiliki semua fitur dasar editing dan filter. Seperti crop, brightness and contrast, detail, rotate, curve dan lain sebagainya. Untuk memilih area yang akan diedit, bisa memakai tool brush atau selective. Kalo tidak mau repot, tinggal pilih filter yang sudah disedikan.

Salah satu fitur unggulan Snapseed adalah Expand yang hampir sama dengan fitur content aware fill milik Adobe Photoshop. Selain itu juga ada fitur double exposure untuk menggabungkan beberapa foto dan fitur healing untuk menghapus objek yang tidak kita diinginkan.

Snapseed juga bisa menyimpan setelan hasil editing kita untuk diterapkan pada foto lainnya. Asik kan? Saya sendiri lebih banyak menggunakan Snapseed untuk edit foto makanan atau produk.

2. Adobe Lightroom

Ini salah satu rahasia foto ketje para selebgram πŸ˜… kalo pengen foto kamu ala ala selebgram gitu, cobain aplikasi editing satu ini.


Adobe Lightroom merupakan bagian dari keluarga Adobe System. Adobe Lightroom bisa digunakan di PC dan mobile. Tidak seperti Adobe Photoshop yang bisa melakukan editing lebih kompleks, pada Adobe Lightroom lebih menonjolkan editing pada sisi pencahayaan dan komposisi warna. Meski begitu, Adobe Lightroom menjadi primadona bagi fotografer untuk meningkatkan hasil jepretannya.

Jika pada aplikasi lainnya pengaturan hue and saturation berlaku untuk gambar/ foto secara keseluruhan, pada Adobe Lightroom kita bisa mengatur komposisi tiap bagian warna gambar/ foto yang kita inginkan. Misalnya kita ingin mengatur warna hijau pada foto, kita tinggal mengatur hue, saturation dan luminance dari bar warna hijau. Begitupun dengan warna lainnya.

Sama halnya dengan Snapseed, kita bisa menyimpan setelan editing untuk diterapkan pada foto lainnya. Kalo istilah kerennya "Preset". Bahkan Adobe Lightroom memungkinkan kita untuk berbagi preset dengan pengguna lainnya. Kita juga bisa download preset dari situs penyedia preset baik yang gratis maupun berbayar.

Jadi, kalo mau cepet ngeditnya, tinggal pake preset. Tapi, kalo untuk mengasah skill editing, alangkah baiknya kita lakukan editing secara manual satu per satu hingga diperoleh hasil sesuai keinginan. 

3. VSCO


Mau foto kalian jadi lebih 
aesthetic dan instagramable? Kalian bisa juga pake aplikasi VSCO. VSCO menyediakan filter yang unik, elegan dan menarik yang tidak terdapat di aplikasi lainnya. Ada lebih dari 200 preset yang tersedia untuk merubah fotomu lebih cantik dalam sekejap.

Untuk mengedit foto, kita tinggal memilih filter yang diinginkan. Kita juga bisa mengatur ulang tingkat exposure, contrast, detail, vignette, blur dan lainnya. Untuk bisa menggunakan semua filter, kita harus menggunakan versi berbayarnya. Tapi bagi saya, filter yang free sudah cukup asal kita bisa mengatur tone warna sesuai dengan tema foto.

Saat ini, VSCO juga bisa digunakan untuk membuat video dari kumpulan foto atau video dan disebut Montage. Sayangnya fitur ini hanya bisa digunakan oleh member yang berlangganan. Tapi VSCO memberikan free trial selama 7 hari. Lumayan kalo mau nyobain, xixixi.

4. Picsart Photo Editor

Cari aplikasi edit foto yang komplit? Picsart Photo Editor salah satu jawabannya. Dengan aplikasi ini kita bisa mempercantik foto dengan berbagai fitur yang tersedia. Mau ngilangin jerawat? Pake Picsart aja πŸ˜‚ Bisa mencerahkan kulit tanpa ribet skincare'an bahkan ganti warna mata 🀣


Filter yang dipilih juga banyak dan masih bisa disesuaikan lagi. Yang suka tempel-tempel stiker, pasti suka sama aplikasi satu ini. Kalo lagi mager, kalian bisa pake template yang ada dan tinggal geser-geser saja di pengaturan.

Selain stiker, di Picsart kita juga bisa menambahkan tulisan. Pilihan font-nya cukup banyak. Bisa dibuat efek stroke dan bisa dilengkungkan. Huhuuuu asiknya

5. Enlight Quickshot Photo Editor

Udah foto cantik dengan pemandangan yahud tapi langitnya kurang cetar? Gampang, edit saja pake Enlight Quickshot. Dengan aplikasi ini, kita bisa merubah langit yang mendung jadi cerah ceria. 


Seperti aplikasi editor lainnya, Quickshot menyediakan filter yang bisa kita pilih, meskipun tidak sebanyak VSCO atau Picsart. Disini kita bisa mengatur detail foto dan adjustment foto meliputi brightness, contrast, exposure, hue, dan lainnya.

Dengan aplikasi buatan Lightricks ini, kita bisa memilih tampilan langit, menambahkan efek cahaya dan elemen lainnya seperti pelangi atau firework

Meskipun fiturnya tidak terlalu banyak, dan filternya sebagian besar berbayar, namun aplikasi ini sudah cukup bagus untuk mempercantik hasil jepretan kita. Dan menurut saya, aplikasi ini lebih cocok untuk editing foto pemandangan/ landscape/ outdoor.

6. Enlight Pixaloop 3D Animator and Editor


Buat fotomu lebih dramatik dengan Enlight Pixaloop. Saudaranya Quickshot ini memungkinkan kita untuk menambah efek gerakan pada foto. Misalkan menjadikan langit atau air pada foto jadi bergerak. 

Seperti Quickshot, kita bisa menambahkan elemen langit, kabut, hujan dan sebagainya. Namun sayangnya sebagian besar efek dan filter musti berbayar. Sad...

Meskipun cukup mudah digunakan, untuk menghasilkan efek yang smooth dan terlihat natural, dibutuhkan kesabaran dan ketelitian. 

7. Orange Teal

Pengin hasil fotonya jadi tone teal and orange, tapi males ribet dengan VSCO atau Lightroom? Aplikasi Orange Teal solusinya.

Dengan sekali klik, taraaaa jadilah foto dengan tone orange teal. Yuhuuuu bisa pake ini kalo lagi mager parah 🀣🀣
Selain tone warna orange teal, juga ada pilihannya lainnya seperti gold coffee, moody dark atau pastel pink.

Aplikasi Edit Video di Android

8. KineMaster

Mau edit video tapi ribet mindahin file ke komputer? Pake aja aplikasi editing video untuk smartphone. Salah satu yang banyak digemari adalah KineMaster. Aplikasi besutan NexStreaming ini memiliki interface yang mudah digunakan bahkan bagi pemula.

Dengan KineMaster, kamu bisa dengan mudah meng-import file dari media yang berbeda dengan mudah. Aplikasi ini memungkin kita untuk melakukan cropping video, memberi efek, hingga menambahkan tulisan. Untuk merubah tone warna pada video, Kinemaster juga menyediakan filter warna atau kita bisa mengaturnya melalui menu adjustment.

Agar video lebih menarik, bisa ditambahkan filter audio dan green screen yang relatif mudah diterapkan.

Lihat disini untuk contoh video hasil editing dengan KineMaster.

9. Quik

Sesuai namanya, Quik didesain untuk proses editing video dengan cepat dan mudah serta relatif sederhana tanpa perlu banyak pengaturan. Quik memiliki fitur template sehingga pengguna tinggal memilih video yang ingin diedit dari galeri smartphone-nya.


Dengan Quik, kita bisa mengatur durasi video, filter warna video, memotong tampilan video, rotasi bahkan kecepatan video. Transisi video akan otomatis menyesuaikan dengan beat musik. Tapi kita tetap bisa memilih bagian mana dari video yang akan ditampilkan. Setelah selesai, kita bisa langsung post di media sosial atau simpan di galeri smartphone.

Lihat disini untuk contoh video hasil editing dengan Quik.

10. VN Video Editor Maker VlogNow

VN Video Editor akhir-akhir ini digandrungi pangguna Android karena aplikasinya sederhana, mudah digunakan namun powerful


Fitur dasar sepertu split, drag, delete, duplicate bisa dilakukan dengan super gampil dan cepat. 

Untuk menambahkan musik bisa diambil dari manapun. Dari library VN, galeri smartphone bahkan bisa extract dari file video.

Keunggulan VN, dan ini jadi favorit bagi pengguna TikTok 😁✌ adalah fitur Music Beat dimana kita bisa mengatur durasi video sesuai ritme musik yang telah kita tandai melalui menu Music Beat. Ada juga beberapa efek suara yang bisa kita gunakan.

Speed video juga bisa diatur dengan preset speed. Jadi tidak hanya bisa mengatur dua kali atau setengah dari kecepatan normal sehingga video terlihat lebih dinamis. Seperti Kinemaster, kita juga bisa menyimpan draft project editing untuk diteruskan di lain waktu.

Lihat disini untuk contoh video hasil editing dengan VN Video Editor.

Aplikasi Pendukung Editing

Aplikasi untuk edit foto dan video sudah kita miliki dan kita kuasai. Namun ada kalanya kita tetap membutuhkan aplikasi lain untuk mendukung project kita, betul ngga? Nah, kalo saya ada beberapa aplikasi tambahan ketika melakukan editing foto dan video, diantaranya :

1. Background Eraser

Aplikasi ini digunakan untuk menghapus background atau object di dalam foto yang tidak diinginkan. Beberapa aplikasi editor foto diatas juga ada yang menyediakan fitur eraser seperti di Picsart. Ada banyak apikasi background eraser untuk Android yang bisa kita unduh secara gratis melalui Google Play


Kalo saya dari awal hingga sekarang masih nyaman menggunakan Photo Layers karena interfacenya simple dan gampang banget pakenya. Hasilnya tersimpan secara otomatis dalam format *.PNG sehingga bisa digunakan disemua aplikasi editor foto maupun video. 

2. Color Grab

Ada kalanya kita ingin menambahkan tulisan pada foto atau video sesuai warna object yang ada di foto atau video kita. Akan tetapi sulit bukan untuk menentukan komposisi warna yang pas? 

Aplikasi Color Grab adalah solusinya. Color Grab adalah aplikasi color picker yang dapat memperlihatkan warna dari hasil foto yang kita ambil. Kita tinggal load gambar yang kita inginkan, kemudian arahkan kursor ke warna target. Voilaaa muncullah kode warna yang bisa kita copy ke aplikasi editor dan tinggal kita paste di pengaturan warnanya. 

Karena aplikasi ini real time, kita juga bisa menangkap warna tanpa harus memotret object, cukup arahkan kamera ke warna target dan aplikasi ini juga menampilkan Hue, Nama Warna, RGB HEX, RGB Decimal, dan HSV.

3. Photo Grid

Ingin menampilkan beberapa foto dalam satu frame? Kalian bisa menggunakan aplikasi kolase foto. Ada banyak aplikasi kolase foto seperti Photo Collage dan Photo Grid

Kita bisa memilih beberapa foto dalam satu frame, mengatur tata letak frame, warna background, menambahkan tulisan bahkan kita juga bisa melakukan editing terhadap foto yang akan ditampilkan di masing-masing grid.

4. Canva

Canva lebih ke desain grafis ya. Tapi ada kalanya saya juga memakai Canva untuk menambahkan tulisan pada foto hasil editing karena font di Canva sangat banyak dan lebih variatif.


Baca Juga : Cara Mudah Membuat Flyer Menggunakan Canva

Contoh desain flyer talkshow menggunakan Canva

Itulah beberapa aplikasi edit foto dan video yang saya gunakan. Semoga bisa membantu teman-teman untuk memilih aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan.

Untuk menghasilkan foto yang ciamik, tentu dibutuhkan skill, tidak melulu tergantung canggihnya fitur kamera yang dimiliki dan aplikasi editor yang digunakan. Ada banyak aspek yang perlu dikuasai, seperti angle, komposisi, pencahayaan dan sebagainya. Jadi, jangan tergantung sama aplikasi editor ya kalo mau dapetin foto yang bagus. Karena pada dasarnya, foto yang keren tidak perlu banyak editing.

Ada yang hobinya samaan? Belajar bareng yuk πŸ˜‰

Well, seneng banget akhirnya bisa menyelesaikan draft yang sempet terbengkelai ini πŸ˜‚ Terimakasih untuk mentor dan kawan-kawan di Ruang Aksara yang kembali menyuntikkan kobaran semangat untuk nulis lagi.

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In drama korea k-drama stories

Pesona Drama Korea yang Bikin Betah Melek Malem

Annyeonghaseyo...

Hayooo sapa yang hobinya lembur mlototin oppa oppa ganteng ampe tengah malem, abis gitu paginya nyesel karena bangun kesiangan dan ngedumel ga lagi-lagi nonton drama korea (drakor) ampe malem, eh lah ntar malemnya diulang lagi? 😁

Suka drakor gegara Full House. Tahun berapa itu ya? pas masih SMP kayanya. Ceritanya yang kocak sukses bikin drakor ini jadi salah satu legenda buat saya. Padahal sebelumnya sudah ada Endless Love dan Jewel in The Palace yang nggak kalah sukses. Tapi yang cerita dan tokohnya masih keinget banget sampe sekarang ya cerita komedi romantis antara Han Ji-eun dan Lee Yeong-jae.

Lalu, apa sih yang bikin nonton drakor berasa "nagih"?

1.  Pesona Para Aktor dan Aktris
Ngaku deh, alasan pertama nonton drakor pasti karena pesona para oppa kan? πŸ˜‚

Ya, tidak dipungkiri bahwa alasan utama nonton drakor karena aktornya yang ganteng-ganteng dan cantik-cantik. Kalo ada drakor baru pasti yang pertama jadi pertanyaan, siapa yang main? 😁

Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo, drama korea bertabur pria-pria tamvan 😍

Etapi, tampang mereka yang charming, juga didukung dengan kemampuan akting mereka yang mumpuni. Sebut saja Hyun Bin, Ji Chang Wook, Song Jong Ki, Suzy, Park Min Young, Song Hye Kyo, Park Shin Hye, Lee Joon Ki, Kim So Hyun, Kim Woo Bin, Nam Joo Hyuk, Kang Ha Neul, aaahhh banyak banget lah.

Bisa dibilang, tampang dan kemampuan mereka jadi jaminan suatu drama bakalan sukses. Kalo ada bocoran drama baru Lee Min Ho, pasti bakalan ditunggu-tunggu kan? 😏

Tidak sedikit, drama dengan pemain yang ngga ganteng-ganteng atau cantik-cantik amat, tetap sukses dan bisa meraih rating tinggi. Contoh saja (ini menurut aku aktor/aktrisnya biasa aja tampangnya 😁) Chocolate, Terrius Behind Me, Sky Castle, and many more.

2.  Alur Cerita Terfokus
Jalan cerita drakor sebenarnya sederhana namun terfokus pada konflik utama. Tidak meluber, semua pemain diuprek konfliknya. Pemeran pembantu benar-benar hanya untuk menguatkan cerita, bukan malah menambah konflik yang ngga jelas. Sebenarnya kadang ceritanya mirip-mirip, masalah percintaan deh, tapi pasti ada hal unik yang bikin penonton penasaran dan jadi ciri khas masing-masing judul. Walaupun kadang jalan cerita mudah ditebak, jalan menuju ending tersebut suka twist dan shocking πŸ˜‚

Kim Shin dan Ji Eun-tak dalam drama Guardian: The Lonely and Great God

Misal drama Guardian: The Lonely and Great God, ceritanya terfokus bagaimana untuk membebaskan "kutukan" sang Goblin oleh sang Pengantin. Siapa mengira kalau ditengah cerita, ternyata agar salah satu bisa hidup, yang lain harus mati. Kan dilema 😒

3.  Pilihan Cerita dengan Genre yang Beragam
Kalian suka cerita genre apa? Semua ada dan banyak pilihan. Dari yang komedi bikin ngakak ampe perut sakit, kisah cinta mengharu biru yang bikin mata ikutan bengkak, sampe cerita horor yang bikin merinding disko.

Kalo kalian butuh refreshing nglepas penat dan stres kalian bisa nonton drama komedi romantis yang bikin senyum-senyum sendiri sampe ketawa ngakak. Kalian bisa pilih Rooftop Prince, Strong Woman Do Bong Soon, What's Wrong With Secretary Kim, I'am Not A Robot, Radio Romance, dll.

What's Wrong Secretary Kim - Park Seo Joon dan Park Min Young (picture credit : wikipedia.org)

Atau cerita yang agak berat dan perlu mikir buat ngikutin 😡 Ada While You're Sleeping, VIP, Voice, Criminal Mind, The K2, Vagabond, dll.

VIP - Jang Nara dan Lee Sang Yoon  (picture credit : wikipedia.org)

Nyari yang agak-agak horor gimana gitu? Mungkin kalian bisa coba nonton Hotel De Luna atau Hwayugi. Jujur saja ngga suka sama drama genre horor, jadi ngga tau yang recommended apa, 2 drama itu aja nontonnya sambil tutupan mata πŸ™ˆπŸ˜‚

Hotel Del Luna - Yoo Jin Goo dan IU  (picture credit : wikipedia.org)

Kangen masa-masa SMA or kuliah? Yuk nostalgia sambil nonton drakor bertema school. Kalian bisa nonton Sky Castle, My Strange Hero, Dream High, Reply 1997, Boys Before Flower, Moment At Eighteen, dll.
Moment At Eighteen - Kim Hwang Gi dan Ong Seong Wu (picture credit : wikipedia.org)

Buat kalian pecinta drama sageuk, yuk intip di postingan sebelumnya, 5 Drama Sageuk yang Bikin Susah Move On


4.  Ceritanya Bikin Baper dan Penasaran
Udah mau adegan kisseu, eh tetiba to be continued. Rasanya kaya kita yang digantung gitu, baper πŸ™ˆ

Ini yang bikin makin betah maraton nonton drakor tiap malem πŸ˜… 1 episode selesai, penasaran sama episode selanjutnya, gitu terus sampe tau-tau udah mau adzan Subuh πŸ™Š

Suka kzl kalo liat drama on going, udah dibikin baper, penasaran, eehh mesti nunggu seminggu lagi. Udah gitu jebul minggu selanjutnya libur ngga tayang. Pengen nyium Lee Seung Gi rasanya πŸ˜‚

Ending drama Memory of The Alhambra yang bikin heboh sejagat k-drama lovers

Kadang ending-nya juga bikin nyesek karena cerita yang menurut penonton "belum kelar". Kaya Memory of The Alhambra atau Vagabond. Kalo udah gini, berharap banget ada Season 2 😭 Sok ada rasa, "tau gini ngga usah nonton, sebel" tapi ngga lama kemudian di-rewind dari episode pertama πŸ™ˆ

5.  Setting Lokasi 
Alur cerita yang kuat didukung oleh setting lokasi yang ciamik. Tidak heran, banyak bekas lokasi syuting drakor yang jadi tempat tujuan wisata. Seperti rumah Han Ji-eun (Song Hye Kyo) dalam drama Full House yang fenomenal itu lho.
Dulu suka bayangin punya rumah di pinggir pantai gini. Eh lah ternyata fanas πŸ˜… (picture credithipwee.com)

Kalo setting tempatnya di sebuah perkantoran atau rumah sakit, yaaa beneran kaya di rumah sakit atau kantor. Bukan sekedar satu ruangan yang dikasih bed trus ada poster anatomi tubuh manusia. Bedakan setting rumah sakit dalam drama Emergency Couple ama rumah sakitnya sinetron kita πŸ™Š

Bahkan drama bersetting waktu akhir 1800an'pun bisa dibuat semirip mungkin dengan jamannya. Tengok saja drama Mr. Sunshine 😍 atau yang terbaru, Crash Landing On You. Kamu pasti bakal mengira lokasinya beneran di Korea Utara πŸ˜‚

Yoon Se Ri dan Ri Jeong Hyeok di Stasiun Pyongyang Korea Utara dalam drama Crash Landing On You - (picture credit : indonesiana.id)

6.  Kostum yang All Out
Tengok kostum dalam drama Crash Landing On You. Hyun Bin beneran kaya perwira Korea Utara ya? Gaya pakaian tokoh lainpun mengikuti fashion di Korea Utara.

Kalo kamu pecinta drama sageuk (toss dulu), kamu pasti bisa membedakan setting waktu antara jaman Tiga Kerajaan (Silla, Gugoryeo, Baekje), Goryeo dan Joseon dari kostumnya.

Pada masa periode Tiga Kerajaan, pakaian tradisional Korea (Hanbok) mengadaptasi dari Dinasti Tiongkok (Dinasti Tang). Ada yang menyebutnya dengan Gwanbok.

Lady Mishill and The Hwarang dalam drama The Great Queen Seondeok (Kerajaan Silla) - (picture credit : Pinterest)

Ketika Dinasti Goryeo muncul, pakaiannya mengikuti Kerajaan Mongol, karena saat itu Raja Goryeo menikahi Ratu Mongol sebagai bentuk perjanjian damai.

Prince Wang So, Hae Soo, Prince Wang Wook dalam drama Moon Lovers: Scarlet Heart of Ryeo (Kerajaan Goryeo) - (picture credit : Pinterest)

Nah, kalo Hanbok yang ada sampai sekarang adalah Hanbok dari masa Dinasti Joseon.

Jeon Nok-du dan Dong Dong-joo dalam drama The Tale of Nokdu (Kerajaan Joseon) - (picture credit : Pinterest)

Ternyata tiap bagian dari Hanbok ada sebutannya sendiri dan macam Hanbokpun banyak tergantung kelas sosial, profesi maupun keperluan untuk acara-acara tertentu. Kalian bisa tengok disini.

7.  Soundtrack yang Memikat

Soundtrack, baik lagu maupun musik dalam suatu film atau drama sangatlah penting. Selain menghidupkan cerita, juga untuk memperkuat emosi yang ditampilkan masing-masing karakter. Tidak jarang, penonton dibuat ikut menangis ketika musik dan lagunyapun menyayat hati (uuuu, periiihh).

Dalam satu drama korea bisa ada lebih dari 5 original soundtrack yang masing-masing mewakili suatu adegan tertentu. Maka tidak heran kalo soundtrack-nya pake judul "Part 1, Part 2, dst". Banyak juga original soundtrack yang kemudian ikutan nge-hits. Memorable banget lah, K-Drama Lovers pasti bisa menebak suatu lagu dari drama apa dan adegan yang mana.

Contoh original soundtrack yang pasti bisa langsung ketebak adalah I Think I milik Byul dari drama Full House. Baru denger intro-nya pasti bisa langsung tau kan πŸ˜‚

Nam Hong-joo dan Jung Jae-chan dalam drama While You're Sleeping

Drama lain dengan soundtrack yang nge-hits ada While You're Sleeping, Descendant of The Sun, Goblin, Moon Lovers, Hotel Del Luna dan masih banyak lagi. Apalagi kalo yang nyanyiin Punch, pasti jadi hits 😁

Kalo kamu, apa yang bikin terpikat sama drama korea?


Saranghae,
- Bunda Arsa -



Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

Diberdayakan oleh Blogger.